Ibadah

Rangkaian Puasa Senin dan Kamis

Pertanyaan:

Apakah puasa Senin Kamis itu satu rangkaian, dan apakah pada hari tersebut kebetulan jatuh pada hari tanggal 14 Qamariyah yang juga dianjurkan puasa boleh niat untuk dua puasa sunat tersebut? (Fatayat, Kelas IIIA.2 SMA Muhammdiyah, JL. Mardi Usada Kutoarjo).

Jawaban:

Menurut dalil Hadis Nabi, puasa pada hari Senin dan Kamis itu ada yang dikaitkan dengan puasa tiga hari setiap bulannya (bulan Qamariyah), yang dianjurkan oleh Nabi agar kita berpuasa dengan memulai pada hari Senin (hari yang pertama) kemudian hari Kamis (puasa pada hari kedua) dan puasa lagi pada hari Senin, pada minggu berikutnya (puasa hari yang ketiga).

Dalam pada itu Nabi juga menganjurkan untuk melakukan puasa di hari Senin dan Kamis itu, karena di hari-hari itu amal-amal manusia dilaporkan, sehingga Nabi suka di hari laporan itu dalam keadaan berpuasa. Hal ini didasarkan kepada Hadis-hadis sebagai berikut:

كان رسول اللهِ ﷺ يصوم ثلاثة أيام من الشهر الاثنين والخميس والاثنين من الجمعة الأخرى ( رواه ابو داود عن حفصة).

Artinya: (Rasulullah saw. berpuasa tiga bari pada tiap bulan itu; pada hari Senin, pada hari Kamis dan pada Senin hari Jumat yang lain. (maksudnya minggu yang lain).

عن أم هنيدة الخزاعي قالت دخلتُ على أمِّ سلمةَ فسألتُها عنِ الصِّيامِ فقالَت كانَ رسولُ اللهِ ﷺ يأمُرُني أن أصومَ ثلاثةَ أيّامٍ من كلِّ شَهرٍ أوَّلُها الاثنينِ والخميسِ (رواه ابوداود).

Artinya: Hadis Ummu Hunaidah Al Huza’iy, ia berkata: Aku datang kepada Ummu Salamah dan aku bertanya tentang puasa (sunnah), maka Ummu Salamah menjawab, Nabi menyuruh saya untuk berpuasa tiga hari, dimulai hari Senin dan (atau) Kamis (HR. Abu Dawud).

Baca juga:  Tidak Puasa karena Haid dan Nifas

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button