Muamalah

Sikap Saat Menerima Tamu Non Muslim

Tanya:

Dalam Al-Quran disebutkan bahwa kita harus ASYIIDAAU’ALAL KUFFAR (bersikap keras pada orang kafir). Di balik itu juga kita diwajibkan untuk bersikap lemah lembut dan bijaksana dalam mengajak orang lain berbuat baik, juga Nabi kita menganjurkan untuk kita bersikap hormat terhadap tamu kita. Bagaimana kalau tamu kita adalah orang non Muslim? Bagaimana sikap kita? (Sugeng Riyanto, Bandung Wetan, Tambak Rejo, Tempel, Sleman).

Jawab:

Ayat Al-Quran itu satu dengan yang lain kait-mengkait, tidak dapat difahami satu ayat terlepas dari yang lain. Pengertian kita supaya bersikap keras terhadap orang kafir itu dalam suasana yang konfrontatif, karena mereka berusaha menentang kita. Jadi dalam rangka mempertahankan akidah kita. Kalau dalam suasana perdamaian dan kekeluargaan kita harus bersikap yang baik dan hormat menghormati. Demikian pula kalau kita mendapat tamu non Muslim kalau maksudnya baik kita layani dengan baik, kalau ada ketidaksesuaian pendapat kita kemukakan pendapat kita yang tidak sesuai itu dengan cara yang baik pula. WAJAADILHUM BILLATI HIYA AHSAN, yang artinya: tanggapilah mereka dengan yang lebih baik.

Baca juga:  Bolehkah Mengagumi dan Mengikuti Kyai Kharismatik?

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button