Muamalah

Doa Kepada Orangtua Non Muslim

Tanya:

Apakah doa seorang Muslim bagi orang yang berlainan agama dapat diterima Allah SWT? Bagaimanakah doa orang yang dibenarkan seorang yang beragama Islam bagi orang tua yang beragama Katholik? (Drs. Farius Pono Fadillah, Kebun Nanas Selatan, Jakarta Timur).

Jawab:

Pertanyaan saudara yang tidak kita muat di sini, Tim hanya dapat mendoakan semoga persoalan dapat lekas jernih kembali, mengingat hal itu telah ditangani oleh MAPENDAPDU.

Jawaban terhadap pertanyaan di atas, ialah bahwa doa seorang Muslim bagi non Muslim boleh saja selama tidak menyangkut hasil peribadatan yang bersangkutan, seperti minta diampuni dosanya, dan sebagainya sesuai dengan apa yang disebut dalam ayat 113 surat At Taubah.

مَا كَانَ لِلنَّبِيِّ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَنْ يَّسْتَغْفِرُوْا لِلْمُشْرِكِيْنَ وَلَوْ كَانُوْٓا اُولِيْ قُرْبٰى مِنْۢ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمْ اَنَّهُمْ اَصْحٰبُ الْجَحِيْمِ

“Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman, memintakan ampun (kepada Allah SWT) bagi orang-orang yang musyrik, walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabatnya sendiri sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya mereka itu adalah penghuni neraka jahanam.” [QS. At-Taubah: 113]

Dalam ayat 84, surat At Taubah, juga disebutkan sebagai berikut:

وَلَا تُصَلِّ عَلٰٓى اَحَدٍ مِّنْهُمْ مَّاتَ اَبَدًا وَّلَا تَقُمْ عَلٰى قَبْرِهٖۗ اِنَّهُمْ كَفَرُوْا بِاللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ وَمَاتُوْا وَهُمْ فٰسِقُوْنَ

“Dan janganlah kamu sekali-kali menshalatkan (janazah) seorang yang mati di antara mereka, dan jangan pula kamu berdiri berdoa di kuburnya. Sesungguhnya mereka telah ingkar kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka telah mati dalam keadaan fasik.” [QS. At-Taubah: 84]

Adapun doa yang pernah dilakukan Nabi saw. ialah doa orang Muslim yang ditujukan kepada Allah, agar orang yang non Muslim itu mendapat petunjuk (bila Allah menghendaki) seperti doa yang pernah diucapkan sebagai berikut: Allahummahdi li qaumi fainnahum laa ya’lamuun. (Artinya: Ya Allah, semoga Allah memberi petunjuk kepada kaumku (kaum Nabi Muhammad saw), karena pada hakikatnya mereka itu belum mengetahui kebenaran (Allah SWT).

Demikian pula Rasulullah saw., pernah berdoa mohon kepada Allah SWT., agar Allah menguatkan Islam dengan masuknya Umar bin Khattab ke dalam agama Islam.

Jadi doa seorang Muslim terhadap orangtuanya yang beragama lain yang masih hidup, dapat dilakukan asal doa itu berisi permohonan kepada Allah SWT., agar memberi petunjuk kepada orangtuanya yang masih beragama lain.

Baca juga:  Tujuan, Petunjuk dan Asas Dalam Melaksanakan Agama

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button